Minggu, 30 September 2012

Urgensi Pembelajaran Sejarah Bagi Umat Islam


“Aduh, sejarah lagi . . males ah!”

“Ngapal tahun melulu, susah!”

“Emang penting? Kayak orang susah move on aja belajar masa lalu melulu.”

Sering mendengar selentingan seperti itu?
Ya, dewasa ini pelajaran sejarah seakan sudah menjadi hal paling membosankan di dunia. Bukan hanya anak muda, tetapi juga banyak orangtua yang berpikiran seperti itu. Banyak anak muda yang mengabaikan pelajaran sejarah karena lebih menganggap penting pelajaran matematika atau bahasa inggris di sekolahnya. Pun banyak orangtua yang melarang anaknya mengambil jurusan sejarah sebagai pilihan saat memasuki jenjang perguruan tinggi lantaran takut anaknya tidak sukses karena tidak mendapat kesempatan di dunia kerja. Oi, memang apa yang salah sih dari sejarah?

Jumat, 28 September 2012

Nenek di Bus Siang Tadi (update)


“Hei Tong, sini duduk di belakang, ntar pegel lu bediri!”
Suara Nenek yang cukup kencang itu membahana seantero dalam bus hingga mengagetkan penumpang lain. Melihat dirinya yang menatap tegas ke arahku, sepertinya aku tak punya pilihan lain.  
“Kalo gak dituruti entar malah marah lagi, hihihi.” Ujarku dalam hati. Aku pun menyambut perintahnya sesegera mungkin.

Sabtu, 16 Juni 2012

Hajir Marawis, Paduan Harmoni Seni dan Religi


Orang Betawi, sebagai penduduk asli Jakarta bisa dibilang tidak mempunyai adat istiadat maupun kesenian asli yang merupakan ciri khas suku tersebut. Menurut sejarah, dahulu Batavia (nama awal Jakarta) sangat terkenal sebagai kota pelabuhan yang memiliki letak paling strategis sehingga mengundang orang-orang, tidak hanya dari berbagai suku di nusantara tetapi juga hingga mancanegara, untuk datang ke Sunda Kelapa. Meski pada awalnya orang-orang itu hidup berkelompok-kelompok, lama-kelamaan mereka menyatu dan menyebut diri mereka sebagai orang Betawi yang diambil dari nama Batavia, nama yang digunakan oleh Jean Pieterszoon Coen saat berhasil menundukkan Jayakarta pada 1619. Orang-orang Betawi berbicara menggunakan bahasa mereka sendiri dan memiliki seni-budaya tersendiri yang merupakan gabungan dari berbagai seni-budaya suku-suku yang imigrasi ke Batavia. Salah satu seni-budaya yang cukup terkenal di kalangan orang Betawi adalah Hajir Marawis.

Kamis, 14 Juni 2012

Kalo Ngelantur Soal Cinta

Berbicara mengenai kehidupan, manusia, dan perasaan.
Tak pernah lepas dari sebuah istilah yang biasa disebut “cinta”.
Ya, cinta seringkali menjadi topik yang tidak pernah usang dibicarakan selama manusia masih memiliki nurani di hatinya.
Meski, terkadang, aku sangsi apakah ada yang benar-benar mengerti apa yang dimaksud dengan cinta?

Kamis, 16 Februari 2012

Dialog Antar Semut

“Sayang, aku . . . hamil.”
“Apa, bagaimana mungkin . . . aku . . aku belum siap!”
“Lalu, kita harus bagaimana?’       
“Gugurkan kandunganmu.”
“Apa?’
“Kubilang gugurkan kandunganmu!”

Minggu, 07 Agustus 2011

Hari Ini, 10 Tahun Kemudian

Belalang kayu yang berwarna kecoklatan dan berukuran agak besar itu memasang kondisi siaga penuh. Tak jauh darinya, Damar sudah memasang kuda-kuda siap menangkap si belalang lagi. Lagi? Ya, sedari tadi bocah itu seakan tak kenal kata menyerah dalam memburu si belalang meski seringkali terjatuh dan terjerembab di semak-semak dalam usaha menangkapnya.

Jika diperhatikan dengan lebih seksama, belalang itu memang nampak istimewa. Postur tubuhnya yang lebih besar dan warna tubuhnya yang bercorak kecoklatan itu membuatnya terlihat seperti belalang paling gagah. Apalagi, bentuk wajah si belalang persis seperti pahlawan fiksi yang sangat disukai dan ditonton oleh bocah itu saban sore, membuatnya makin gencar diburu tak peduli akibatnya.

Jumat, 29 Juli 2011

Fiksi Mini: kisah mereka dan cinta

. . . . .

Di negeri ini, mungkin eksistensi para tukang bakso tidak sepenting mereka, yang duduk-duduk berjas rapi berkendara Toyota Crown sekadar menuju kantor di senayan.
Sedangkan mereka? Berpakaian lusuh dan bersandal jepit. Kantornya hanyalah sebuah gerobak yang didorong, lantas  dipukul-pukul mangkok meneriakkan bukti bahwa mereka ada.
Mudah-mudahan rezeki mereka halal.


Sebenarnya, impianku sederhana.
Aku hanya ingin menikmati kopi buatanmu tiap pagi. Lantas kita mengobrol banyak hal di beranda. Tentang rumah kita, anak-anak kita, atau masa muda kita yang sarat akan kenangan lama.